Entri Populer

Senin, 16 Februari 2015

SANG WAKTU

Namun unsur abadi dalam dirimu,
Tiada asing lagi,
tapi telah menyadari keabadian sang waktu,
Dan mengetahui bahwa hari kemarin tiada lain,
Dari kenangan hati ini,
dan hari depan merupakan impian masa kini dan
Bahwa apa yang bernyanyi, merenung diri dalam sanubari, 

sesungguhnyalah masih senanatiasa menghuni, ruang semesta, 
saat pertama, yang menaburkan bintang gemintang di angkasa raya.

Siapakah di antaramu yang tidak merasa,bahwa kemampuannya berkasih sayang tiada terduga?


Namun siapa pula yang tak menghayati bahwa kasih sayang sejati, walaupun tanpa batas, bersemayam dalam inti diri dan tiada bergerak dari satu perasaan kasih ke perasaan kasih berikutnya, 


Pun tiada melompat dari tindakan kasih ke tindakan kasih selanjutnya dan bukanlah sang waktu sebagai mana hakekat cinta – kasih, tiada mengenal batas ukuran sang waktu serta tak dapat di bagi?

Tapi apabila ada keharusan dalam pikiran untuk membagi

sang waktu. Kedalam ukuran musim demi musim maka biarkanlah tiap musim merangkum musim lainnya.

Serta biarkanlah masa kini selalu memeluk masa lampau dengan kenangan dan merangkul masa depan dengan kerinduan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar